Senin, 27 Oktober 2014

Mengenal Acord


Akord mempunyai arti yaitu kumpulan tiga nada atau lebih yang bila dimainkan secara bersamaan terdengar harmonis. Akord bisa dimainkan secara terputus-putus ataupun secara bersamaan. Contoh alat musik lainnya yang bisa memainkan akord adalah gitar (akustik dan listrik), organ, electone.



Adapun fungsi akord adalah antara lain:
1. Mengiringi orang menyanyi.
2, Untuk memudahkan mengaransemen lagu
3. Membantu menciptakan sebuah lagu

Akord terdiri atas berbagai macam. Antara lain akord mayor, akord minor, akord dominan septim, akord diminished, akord augmented, akord minor 6, akord mayor 7, akord suspended dan masih banyak yang lainnya. Akord yang paling sering dipakai dalam suatu lagu yang sederhana adalah akord mayor, akord minor dan akord dominan septim. Akord lainnya digunakan untuk memperindah atau mengubah kualitas suatu lagu. Penyisipan akord yang berbeda akan memberikan efek rasa yang berbeda dalam iringan suatu lagu.

Tingkatan akord berjumlah 7 antara lain:
Akor tingkat  I     : c' - e' - g'        ( C )      tonika
Akor tingkat  II    : d' - f' - a'         ( Dm)    supertonika
Akor tingkat  III   : e' - g' - b'         ( Em)   median
Akor tingkat  IV   : f' - a' - c''        ( F )      sub dominan
Akor tingkat  V    : g' - b' - d''       ( G )      dominan
Akor tingkat  VI   : a' - c' - e''       ( Am)    sub median
Akor tingkat  VII  : b' - d' - f''         (Bdim)   Introduktor/leading not

Akor Mayor terdiri atas akor tingkat I, IV, dan V ( akor pokok ) karena jarak interval nada dasar akor dengan nada terts-nya 2 dan disebut terts besar (mayor).
Akor Minor terdiri atas akor tingkat II, III, dan VI karena jarak nada dasar akor dengan terts-nya 11/2.
Akor diminished atau disebut kuint kurang terdiri atas akor tingkat  VII karena jarak interval nada dasar akor dengan kuint-nya 3. Akor minor dan diminished dikelompokkan sebagai akor tambahan karena berfungsi sebagai pemanis gerak akor dalam mengiringi lagu.

Pergerakan sebuah lagu bisa diiringi dengan akord pokok saja misalnya akord tingkatan I, IV dan V ini disebut akord pokok, tetapi jika iringan lagu akan lebih indah jika ditambah akord tingkatan II, iii dan VI yang disebut akord sisipan.

1. I – IV – V – I
2. I – IV – I
3. I – VI – IV – V – I
4. I – III – VI – IV – V – I
5, I – V – I
6. I – VII – VI – IV – V – I

(diambil dari : yokimirantiyo.blogspot.com)

Kamis, 16 Oktober 2014

Drummer Bertangan Robot

Di era 80 dan 90-an jagad musik rock punya drummer inspiratif. Rick Allen dari grup Def Leppard kala itu merupakan satu-satunya drummer bertangan satu. Sebuah kecelakaan mengakibatkan satu tangannya harus diamputasi.

Tapi Rick tidak menyerah, dengan dukungan teman-teman di grupnya, ia bisa tetap jadi penggebuk drum yang atraktif. Keunikan ini sontak membuat nama Def Leppard makin berkibar.



Lain dulu lain sekarang. Bila masa tersebut tehnologi masih bermimpi soal lengan bionic,  maka jaman sekarang  bagian tubuh robot (cyborg) sudah diaplikasikan secara nyata.

Peristiwa kecelakaan yang nyaris serupa dengan pengalaman Rick Allen juga menimpa Jason Barnes. Mimpinya  untuk menjadi seorang drummer pun kandas seketika.

Walau begitu, Barnes lantas tidak kehilangan akal. Bersama dengan professor Gil Weinberg dari Institut Teknologi Georgia, ia pun membuat sebuah prostetik robot guna membantu ia untuk bermain drum. Dikutip dari The Verge, perangkat tersebut bekerja melalui proses yang dinamakan electromyography. Artinya, perangkat tersebut dapat bekerja sesuai dengan arahan dari Barnes melalui sinyal elektrik yang dihasilkan oleh otot lengan atas kanannya.



Selanjutnya, untuk dapat menggerakkan lengannya, Barnes pun harus menegangkan otot lengannya guna menggerakan motor kecil di prostetik yang mana akan menggerakkan stik drum. Perangkat tersebut juga memberikan Barnes kemampuan bermain drum yang luar biasa melebihi kemampuan bermain drum pada umumnya. Ia bahkan dapat menggenggam dua stik drum sekaligus. Stik pertama bekerja sesuai arahan, stik kedua berimprovisasi.

Dengan kemampuan tersebut, Barnes mampu memainkan sebuah ketukan musik jazz dengan lihai. Tak hanya itu, sebuah chip pun disematkan ke dalam prostetik robot tersebut. Chip tersebut berfungsi untuk memberikan perintah memainkan dua buah stik dengan tempo yang berbeda-beda.



“Sangat menarik melihat ia (Barnes) bermain drum dan berimprovisasi dengan lengan yang tidak sepenuhnya ia kendalikan,” ujar Weinberg.

Barnes rencananya akan bermain perdana dengan prostetik robot tersebut dalam ajang Atlanta Science Festival yang berlangsung pada 22 Maret 2014 mendatang.

“Aku pasti akan membuat iri para drummer metal dengan apa yang akan aku lakukan nanti,” ujar Barnes.
(diambil dari : apakabardunia.com)

Belajar Teknik Olah Vokal


1. Buka mulut Anda ketika Anda bernyanyi! Penyanyi yang menjaga mulut mereka sebagian besar ditutup cenderung tegang di lidah dan jauh dari mencapai kualitas yang maksimal dari nada. Saya suka aturan jari dua. Jika Anda dapat pas dua jari di antara gigi Anda saat bernyanyi (esp pada vokal terbuka seperti "ah" dan "oh"), maka kau baik. Jika tidak, buka mulut lagi. 
2. Tenang lidah. Setelah bertahun-tahun memberikan pelajaran suara, saya yakin bahwa 65% - 85% dari semua masalah vokal melibatkan ketegangan di lidah. Bagian terburuk adalah kebanyakan orang bahkan tidak menyadarinya. Lihat di cermin sambil bernyanyi. Jika ujung lidah Anda tidak dominan beristirahat pada gigi depan bawah Anda maka Anda punya masalah. Bersantai lidah lebih maju dalam mulut akan membantu.
3. Jangan mengambil di udara terlalu banyak. Jika Anda menghirup udara terlalu banyak, maka Anda menciptakan tekanan di bawah lipatan yang dapat dengan mudah menghalangi Anda kemampuan untuk bernyanyi secara bebas. Hal ini dapat mencegah Anda menyanyikan nada tinggi dan hampir selalu menyebabkan ketegangan di leher Anda. Untuk memperbaikinya, menjadi sadar betapa sedikit yang terlibat dalam pernapasan teratur dan mencoba untuk meniru sensasi bahwa ketika bernyanyi.
4. Jauhkan laring mantap. Jika Anda tidak tahu apa laring adalah, itu di mana apel Anda adam adalah (atau di mana itu akan menjadi wanita). Jika ini daerah leher Anda menaikkan atau menurunkan sambil bernyanyi, maka Anda melemparkan seluruh mekanisme suara anda yang mengarah ke komplikasi yang berbeda. Istirahatkan tangan Anda pada laring Anda sambil bernyanyi dan pastikan tetap stabil.
5. Buka dan bersantai bagian belakang mulut. Ini sama penting dengan memungkinkan depan mulut untuk terbuka, jika tidak lebih. Jika bagian belakang mulut yang tertutup, maka kualitas suara ditembak (dan saya jamin Anda sedang tegang). Untuk mendapatkan merasa untuk itu, tahan tombol "ng" suara tergantung dan merasakan bagaimana tertutup itu. Sekarang mengatakan "ah" seperti Anda berada di kantor dokter ... itu lebih terbuka. Membiarkan belakang mulut terbuka seperti suara "ah" dapat membantu menciptakan resonansi yang indah dalam suara.
6. Nyanyikan dengan ENERGY. Aku tidak bisa mengungkapkan ini cukup. Menyanyi adalah kegiatan yang sangat fisik. Anda harus berenergi dan bersemangat tentang apa yang Anda lakukan atau yang lain itu tidak memiliki gairah (dan itu datar!). Bernyanyi dengan energi membantu anda menekan catatan yang lebih tinggi dan membantu menjaga suara keluar dari tenggorokan. Biarkan diri Anda merasa senang sebelum menyanyi ... melakukan beberapa jumping jack atau berjalan-jalan sedikit sebelum memulai dan menyadari betapa banyak membantu.
7. Percaya apa yang Anda bernyanyi. Saya pernah membaca ungkapan yang telah terjebak dengan saya selama bertahun-tahun. Itu adalah sesuatu di sepanjang baris, "bahwa yang datang paling dekat dengan mengungkapkan yang tak terkatakan adalah musik." Musik adalah bentuk ekspresi. Ini hidup dan memiliki kemampuan besar untuk mempengaruhi pendengar. Tapi itu hanya berlaku bila Anda percaya apa yang Anda bernyanyi. Cobalah untuk menyambung ke lagu melalui beberapa pengalaman hidup pribadi dan melihat bagaimana hidup musik Anda bernyanyi menjadi.
8. Keluar dari cara Anda sendiri. Menyanyi harus merasa seperti berbicara. Seharusnya tidak ada ketegangan, menekan, tegang, mencapai, atau ketika meraih vokal aktif. Sensasi ini biasanya terjadi ketika kita mencoba untuk memaksa suara keluar dari kita. Jika Anda tidak bisa menyanyi sesuatu, cobalah untuk membawanya kembali ke pidato pertamanya. Anda akan terkejut betapa mudahnya bahwa "C" tinggi dapat ketika Anda berbicara itu. 
(diambil dari :gurulesprivatmusik.blogspot.com/)

Teori Musik Dasar

Sebuah Lagu diibaratkan sebagai Sebuah Rumah. Dan Teori Dasar Musik adalah Pondasinya. Serta Arransement adalah Arsitektur dan desainnya B...